Translate Tema & Plugin WordPress ke Bahasa Indonesia Menggunakan Poedit

 

Cara Translate Theme Plugin WordPress Poedit 2026
WordPress Tutorial · · ⏱ 8 menit baca

Cara Translate Tema & Plugin WordPress ke Bahasa Indonesia Menggunakan Poedit

Punya tema atau plugin WordPress berbahasa Inggris yang ingin Anda ubah ke Bahasa Indonesia? Poedit adalah solusi gratis yang paling banyak digunakan developer WordPress di seluruh dunia untuk lokalisasi. Panduan ini memandu Anda langkah demi langkah — dari mengunduh software hingga terjemahan aktif di website — dengan ilustrasi dan penjelasan yang mudah dipahami, bahkan untuk pemula.

Cara translate tema dan plugin WordPress ke Bahasa Indonesia menggunakan Poedit step by step

Apa Itu Poedit dan Mengapa Menggunakannya?

Poedit (singkatan dari PO Editor) adalah aplikasi desktop gratis dan open-source yang dirancang khusus untuk mengedit file terjemahan berformat Gettext — standar lokalisasi yang digunakan oleh WordPress, Drupal, Joomla, dan ribuan aplikasi open-source lainnya.

Software Poedit untuk translate tema dan plugin WordPress ke Bahasa Indonesia
Poedit — aplikasi desktop gratis untuk menterjemahkan tema dan plugin WordPress ke bahasa apapun
FiturPoedit GratisPoedit Pro ($25/thn)
Edit file .po dan .pot✅✅
Generate file .mo otomatis✅✅
Dukungan 100+ bahasa✅✅
Bahasa RTL (Arab, Ibrani)✅✅
Saran terjemahan AI (DeepL/GPT)❌✅
Terjemahan massal otomatis❌✅
Sinkronisasi team/cloud❌✅
ℹ️
Versi Gratis Sudah CukupUntuk kebutuhan translate tema dan plugin WordPress secara manual, versi gratis Poedit sudah lebih dari cukup. Unduh dari poedit.com — tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux.

Mengenal File .pot, .po, dan .mo — Wajib Dipahami!

Sebelum mulai, penting untuk memahami tiga jenis file yang terlibat dalam sistem terjemahan WordPress. Banyak pemula bingung dengan perbedaannya — padahal memahami ini adalah kunci agar terjemahan bisa berfungsi dengan benar.

.pot
Template File
File master yang berisi semua string teks asli dari tema/plugin. Ini adalah titik awal terjemahan — jangan diubah langsung. Gunakan sebagai template untuk membuat file .po baru.
.po
Source File (Terbaca)
File terjemahan yang bisa dibaca manusia. Berisi pasangan teks asli (source) dan terjemahan (target). Ini adalah file yang Anda edit di Poedit. Format teks biasa yang bisa dibuka di notepad.
.mo
Compiled File (Mesin)
Versi compiled dari file .po yang dibaca oleh PHP/WordPress. Tidak bisa dibaca manusia secara langsung. Dibuat otomatis oleh Poedit setiap kali Anda menyimpan file .po.

Struktur Folder Languages di WordPress

Semua file terjemahan disimpan di dalam folder languages. Berikut ilustrasi struktur folder yang umum ditemukan:

📁 File Manager — wp-content/themes/nama-tema/
📁 wp-content/
📁 themes/
📁 nama-tema/
📁 languages/ Folder Target Upload
📄 nama-tema.pot Template — jangan ubah
📄 id_ID.po File terjemahan Anda
📄 id_ID.mo Auto-generated oleh Poedit
📄 en_US.po
📄 de_DE.po
⚠️
Penting!Jangan pernah mengedit file .pot secara langsung. File ini adalah template master — gunakan sebagai acuan untuk membuat file .po baru. Jika tema/plugin diupdate, file .pot akan diperbarui oleh developer — terjemahan Anda di .po tidak akan hilang selama disimpan terpisah.

Persiapan Sebelum Mulai

Pastikan Anda sudah menyiapkan hal-hal berikut sebelum memulai proses terjemahan:

  • 1
    Download dan instal PoeditUnduh gratis dari poedit.com — pilih versi sesuai sistem operasi Anda (Windows, macOS, atau Linux).
  • 2
    Akses ke folder tema/plugin via FTP atau File ManagerGunakan FTP client (FileZilla) atau File Manager di cPanel/hPanel hosting Anda untuk mengakses file server.
  • 3
    Temukan file .pot atau .po di folder languagesLokasi: wp-content/themes/nama-tema/languages/ untuk tema, atau wp-content/plugins/nama-plugin/languages/ untuk plugin.
  • 4
    Download file .pot ke komputer AndaVia FTP atau File Manager — download file .pot ke folder lokal di komputer Anda agar bisa dibuka di Poedit.
💡
Tidak Ada Folder Languages?Beberapa tema/plugin tidak menyertakan folder languages atau file .pot. Jika ini terjadi: (1) Buat folder bernama languages secara manual, (2) Download file .pot dari repository WordPress.org jika tema tersedia di sana, atau (3) Gunakan plugin Loco Translate yang bisa membuat file terjemahan dari nol. Metode Loco Translate dijelaskan di bagian alternatif di bawah.

9 Langkah Translate Tema & Plugin WordPress dengan Poedit

1

Download & Install Poedit di Komputer Anda

⏱ Estimasi: 3–5 menit · Frekuensi: Sekali
  • 1
    Buka browser dan kunjungi poedit.comWebsite resmi Poedit. Pastikan Anda mengunduh dari sumber resmi untuk keamanan.
  • 2
    Klik tombol “Download Poedit” dan pilih versi sesuai OSWindows (.exe installer), macOS (.dmg), atau Linux (via Snap/Flatpak).
  • 3
    Jalankan installer dan ikuti panduan instalasiProses instalasi standar — klik Next beberapa kali. Tidak ada pengaturan khusus yang perlu diubah.
  • 4
    Buka Poedit setelah instalasi selesaiAnda akan disambut dengan layar awal berisi beberapa opsi. Pada langkah berikutnya, kita akan menggunakan opsi “Create new translation”.
Poedit — Layar Awal (Welcome Screen)
🌐
Poedit
The best PO files editor
✨ Create new translation
📂 Edit existing translation
☁️ Browse Crowdin projects

↑ Ilustrasi tampilan layar awal Poedit — klik “Create new translation” yang berwarna hijau

2

Temukan & Download File .pot dari Folder Languages

⏱ Estimasi: 5–10 menit · Lokasi: Server hosting Anda

Sebelum membuka Poedit, Anda perlu mengambil file .pot atau .po dari server hosting ke komputer lokal Anda.

Via File Manager cPanel / hPanel

  • 1
    Login ke panel hosting → buka File Manager
  • 2
    Navigasi ke folder tema atau pluginTema: public_html/wp-content/themes/nama-tema/languages/ — Plugin: public_html/wp-content/plugins/nama-plugin/languages/
  • 3
    Klik kanan file .pot → pilih DownloadSimpan di folder yang mudah ditemukan di komputer Anda, misalnya Desktop.

Via FTP (FileZilla)

  • 1
    Buka FileZilla, connect ke server hosting Anda
  • 2
    Di panel kanan (Remote Site), navigasi ke folder languages
  • 3
    Seret file .pot ke panel kiri (Local Site) untuk download
💡
File .pot Tidak Ada?Coba cari file dengan ekstensi .po saja — beberapa tema/plugin hanya menyertakan .po tanpa .pot. Jika keduanya tidak ada, cek halaman tema/plugin di WordPress.org — sering kali file terjemahan tersedia untuk didownload terpisah.
3

Buka Poedit dan Klik “Create New Translation”

⏱ Estimasi: 1 menit

Setelah file .pot ada di komputer Anda dan Poedit terbuka, langkah berikutnya sangat mudah:

  • 1
    Pada layar awal Poedit, klik “Create new translation”Opsi ini ada di bagian paling atas, biasanya berwarna hijau atau teal.
  • 2
    Dialog “Open File” akan munculNavigasi ke lokasi file .pot yang sudah Anda download. Pilih file tersebut dan klik Open.
4

Buka File .pot atau .po di Poedit

⏱ Estimasi: 1 menit · File dari folder languages tema/plugin

Setelah memilih file .pot, Poedit akan membuka file tersebut dan menampilkan semua string teks yang ada di dalam tema atau plugin. Tampilannya akan terlihat seperti ini:

Poedit — nama-tema.pot — [Bahasa belum dipilih]
File Edit View Go Catalog
💾 Save 🔄 Update
Source Text (Asli — English)
Add to cart
Checkout
My Account
Shop
Continue shopping
Cart total
Proceed to checkout
Translation (Terjemahan — Indonesia)
Tambah ke keranjang
Ketik terjemahan di kotak di atas

↑ Ilustrasi tampilan Poedit — kolom kiri: teks asli, kolom kanan: kolom terjemahan Anda

Setiap baris yang berwarna hijau berarti string tersebut sudah diterjemahkan. Baris tanpa warna berarti belum diterjemahkan — ini yang perlu Anda kerjakan.

5

Pilih Bahasa Target (Bahasa Indonesia = id_ID)

⏱ Estimasi: 1 menit · Sangat penting untuk penamaan file yang benar

Saat pertama kali membuka file .pot, Poedit akan meminta Anda memilih bahasa terjemahan. Langkah ini menentukan locale code yang akan digunakan untuk penamaan file output.

  • 1
    Sebuah dialog “Translation Language” akan munculAtau buka melalui menu Catalog → Properties → Translation Language.
  • 2
    Ketik “Indonesian” di kotak pencarianPilih Indonesian (id_ID) dari daftar yang muncul. Pastikan pilih yang dengan kode id_ID bukan id saja.
  • 3
    Klik OK atau ApplyPoedit sekarang tahu bahwa file ini adalah terjemahan Bahasa Indonesia.

Kode Locale Bahasa yang Umum Digunakan di WordPress

🇮🇩
id_ID
Bahasa Indonesia
🇲🇾
ms_MY
Bahasa Melayu
🇬🇧
en_GB
English (UK)
🇩🇪
de_DE
Deutsch
🇫🇷
fr_FR
Français
🇸🇦
ar
العربية (RTL)

Untuk daftar lengkap semua kode locale WordPress, lihat di make.wordpress.org/polyglots.

6

Mulai Menerjemahkan String Satu per Satu

⏱ Estimasi: 30 menit – beberapa jam · Tergantung jumlah string

Inilah bagian inti dari proses terjemahan. Poedit menampilkan semua teks dari tema/plugin di panel atas, dan Anda memasukkan terjemahannya di panel bawah.

  • 1
    Klik pada baris teks yang ingin diterjemahkanBaris yang dipilih akan disorot, dan teks aslinya muncul di panel bawah kiri.
  • 2
    Ketik terjemahan di kotak “Translation” (panel bawah kanan)Ketik terjemahan Bahasa Indonesia Anda. Gunakan tab atau klik baris berikutnya untuk lanjut ke string berikutnya.
  • 3
    Perhatikan string dengan konteks khususBeberapa string mengandung placeholder seperti %s, %d, atau {count} — ini adalah variabel. Jangan dihapus, cukup pindahkan ke posisi yang tepat dalam terjemahan.
  • 4
    Ulangi untuk semua string yang diperlukanTidak harus menerjemahkan semua string — prioritaskan yang paling sering terlihat pengguna (tombol, label, pesan error).
Contoh string dengan placeholder
# String Asli (jangan ubah placeholder %s dan %d)
msgid  "Showing %d–%d of %d results"
msgstr "Menampilkan %d–%d dari %d hasil"

# Contoh lain dengan nama variabel
msgid  "Hello, %s! Welcome back."
msgstr "Halo, %s! Selamat datang kembali."
⚠️
Jangan Ubah Placeholder!String seperti %s, %d, %1$s, {{ variable }}, atau {0} adalah variabel yang akan diganti dengan nilai dinamis oleh WordPress. Jika dihapus atau diubah, tampilan teks akan error.
Proses translate string tema WordPress di Poedit dengan mengetik terjemahan Bahasa Indonesia
Proses penerjemahan string di Poedit — klik baris teks asli, ketik terjemahan di panel bawah
7

Simpan File dengan Nama yang Benar (Format id_ID)

⏱ Estimasi: 2 menit · Nama file yang salah = terjemahan tidak aktif!

Setelah selesai menerjemahkan, langkah paling kritis adalah menyimpan file dengan nama yang benar. WordPress menggunakan konvensi penamaan yang sangat spesifik untuk mengenali file terjemahan.

Format Penamaan File yang Benar

Konvensi penamaan file terjemahan
# Format umum:
kode-bahasa_KODE-NEGARA

# Contoh untuk Bahasa Indonesia:
id_ID.po   ← Bahasa Indonesia, Indonesia
id_ID.mo   ← Otomatis dibuat oleh Poedit

# Beberapa tema/plugin membutuhkan nama prefix:
nama-tema-id_ID.po
nama-plugin-id_ID.po
  • 1
    Klik File → Save As (Simpan Sebagai)
  • 2
    Beri nama file sesuai format: id_ID.poAtau sesuaikan dengan konvensi tema/plugin (lihat file .po yang sudah ada sebagai referensi nama).
  • 3
    Klik Save — Poedit otomatis membuat dua fileFile id_ID.po (editable) dan id_ID.mo (compiled) akan dibuat secara bersamaan di folder yang sama.
✅
Cek Hasil SimpanSetelah menyimpan, pastikan ada dua file di folder yang sama: id_ID.po dan id_ID.mo. Jika hanya ada .po tanpa .mo, terjemahan tidak akan dikenali oleh WordPress. Simpan ulang melalui File → Save untuk memastikan .mo ter-generate.
8

Upload File .po dan .mo ke Server Hosting

⏱ Estimasi: 5 menit · Via FTP atau File Manager

Setelah file tersimpan di komputer lokal, upload keduanya ke server hosting ke dalam folder languages tema atau plugin yang bersangkutan.

Via File Manager cPanel / hPanel

  • 1
    Buka File Manager di panel hosting
  • 2
    Navigasi ke wp-content/themes/nama-tema/languages/Atau wp-content/plugins/nama-plugin/languages/ jika menerjemahkan plugin.
  • 3
    Klik Upload → pilih kedua file (id_ID.po dan id_ID.mo)Pastikan keduanya terupload. Jika folder languages belum ada, buat dulu dengan klik New Folder.

Via FTP (FileZilla)

  • 1
    Connect ke server via FileZilla
  • 2
    Di panel kiri (lokal), navigasi ke folder tempat file .po dan .mo tersimpan
  • 3
    Di panel kanan (server), navigasi ke folder languages tema/plugin
  • 4
    Seret kedua file dari panel kiri ke panel kananTunggu hingga transfer selesai (biasanya hanya beberapa detik).
File Manager — Upload ke folder languages
📍 Lokasi saat ini: /wp-content/themes/nama-tema/languages/
📄 nama-tema.pot (sudah ada)
📄 id_ID.po ⬆️ Baru diupload
📄 id_ID.mo ⬆️ Baru diupload
✅ Upload berhasil! Kedua file (id_ID.po dan id_ID.mo) sudah ada di server.
9

Ubah Bahasa WordPress & Tes Hasil Terjemahan

⏱ Estimasi: 2 menit · Langkah terakhir yang krusial

File terjemahan sudah di server. Sekarang saatnya memberitahu WordPress untuk menggunakan terjemahan Bahasa Indonesia tersebut.

  • 1
    Login ke WordPress Dashboard → Settings → General
  • 2
    Scroll ke bawah, temukan opsi “Site Language”Klik dropdown dan pilih Bahasa Indonesia dari daftar.
  • 3
    Klik tombol “Save Changes” di bagian bawah halaman
  • 4
    Buka website Anda di tab baru dan periksa hasilnyaTeks dari tema/plugin yang sudah diterjemahkan seharusnya sekarang muncul dalam Bahasa Indonesia.
WordPress Admin — Settings → General
General Settings
Site Title
Toko Online Saya
Site Language
🇮🇩 Bahasa Indonesia  ▼
Save Changes

↑ Settings → General → Site Language → pilih Bahasa Indonesia → Save Changes

🧪
Cara Tes yang EfektifBuka halaman website yang menggunakan tema/plugin tersebut dalam mode Private/Incognito browser. Jika terjemahan belum muncul, coba clear cache website (jika menggunakan plugin caching seperti LiteSpeed Cache atau WP Rocket) lalu refresh halaman.

Alternatif: Loco Translate — Translate Langsung dari Dashboard WordPress

Tidak mau repot download software dan upload FTP? Loco Translate adalah plugin WordPress gratis yang memungkinkan Anda menerjemahkan tema dan plugin langsung dari dalam dashboard WordPress — tanpa Poedit, tanpa FTP, tanpa download apapun.

Poedit vs Loco Translate — Mana yang Lebih Baik?

Pilih berdasarkan kebutuhan dan preferensi teknis Anda

KriteriaPoeditLoco Translate
Perlu install software?Ya (desktop app)Tidak (plugin WordPress)
Perlu akses FTP/File Manager?YaTidak
Mudah untuk pemula?Cukup mudahSangat mudah
Terjemahan AI otomatisPro ($25/thn)Gratis (DeepL/Google)
Kontrol file penuhYaTerbatas
Offline (tanpa internet)YaTidak
Cocok untuk translator timYaKurang ideal

Cara Menggunakan Loco Translate (5 Langkah)

1
🔌
Install Plugin
Dashboard → Plugin → Tambah Baru → Cari “Loco Translate” → Install & Aktifkan
2
🎨
Pilih Tema/Plugin
Loco Translate → Themes (atau Plugins) → Pilih yang ingin diterjemahkan
3
🌐
Buat Terjemahan Baru
Klik “New language” → Pilih Bahasa Indonesia (id_ID) → Pilih lokasi simpan file
4
✍️
Terjemahkan Online
Editor Loco muncul di browser — klik string, ketik terjemahan. Bisa auto-translate via DeepL.
5
💾
Simpan & Tes
Klik Save — file .po dan .mo otomatis tersimpan di server. Langsung tes di frontend!
🔗
Download Loco TranslatePlugin tersedia gratis di WordPress.org/plugins/loco-translate. Sudah diinstall di lebih dari 1 juta website WordPress dan mendapat rating 4.8/5.

Troubleshooting: Masalah Umum & Solusinya

Terjemahan tidak muncul meskipun sudah melakukan semua langkah? Berikut lima penyebab paling umum beserta solusinya:

📛 Nama file salah — terjemahan tidak dikenali WordPress +

Ini adalah penyebab paling sering. WordPress sangat ketat dengan format nama file terjemahan.

  • Pastikan nama file adalah id_ID.po dan id_ID.mo (perhatikan huruf besar/kecil)
  • Beberapa tema membutuhkan prefix: cek file .po lain di folder languages sebagai referensi. Jika ada de_DE.po, maka Anda perlu membuat id_ID.po dengan format nama yang sama
  • Beberapa plugin memerlukan format nama-plugin-id_ID.po — cek dokumentasi plugin tersebut
📁 File diupload di lokasi yang salah +

Lokasi folder languages berbeda antara tema dan plugin, dan juga berbeda untuk terjemahan global WordPress:

  • Tema: wp-content/themes/nama-tema/languages/
  • Plugin: wp-content/plugins/nama-plugin/languages/
  • Alternatif global (WordPress 4.0+): wp-content/languages/themes/ atau wp-content/languages/plugins/ — lokasi ini lebih aman karena tidak hilang saat tema/plugin diupdate
🗃️ File .mo tidak ter-generate — hanya ada file .po +

WordPress membaca file .mo (compiled), bukan file .po (teks). Jika .mo tidak ada, terjemahan tidak akan aktif.

  • Buka kembali file .po di Poedit
  • Klik File → Save (bukan Save As)
  • Poedit seharusnya otomatis membuat file .mo di folder yang sama
  • Jika tetap tidak muncul, cek bahwa Anda memiliki akses write ke folder tersebut
🔄 Cache website masih menampilkan teks lama +

Plugin caching menyimpan versi HTML lama dari halaman Anda — termasuk teks yang belum diterjemahkan.

  • Buka dashboard plugin caching Anda (LiteSpeed Cache, WP Rocket, W3 Total Cache)
  • Klik Purge All Cache atau Clear All Cache
  • Juga hapus cache browser: Ctrl+Shift+R (Windows) atau Cmd+Shift+R (Mac)
  • Buka website dalam mode Incognito untuk memastikan
🌐 Site Language WordPress tidak diubah ke Bahasa Indonesia +

File terjemahan hanya akan aktif jika WordPress dikonfigurasi untuk menggunakan bahasa tersebut.

  • Buka Settings → General → Site Language
  • Pilih Bahasa Indonesia dari dropdown
  • Klik Save Changes
  • Jika Bahasa Indonesia tidak muncul di dropdown, pastikan file terjemahan WordPress core sudah terinstall — WordPress akan download otomatis saat Anda memilih bahasa baru

Tips Menghasilkan Terjemahan yang Berkualitas

🔄
Update Terjemahan Setelah Update Tema/PluginSaat tema atau plugin diperbarui, string baru mungkin ditambahkan. Buka file .po Anda di Poedit, lalu klik Catalog → Update from POT file untuk menyinkronkan string baru tanpa menghapus terjemahan yang sudah ada.
📂
Simpan di wp-content/languages/ untuk KeamananTerjemahan yang disimpan di dalam folder tema (wp-content/themes/tema/languages/) akan hilang saat tema diupdate atau diganti. Simpan di wp-content/languages/themes/ agar terjemahan tetap aman meskipun tema diperbarui.
🤖
Gunakan Machine Translation sebagai Titik AwalUntuk string yang sangat banyak (500+), gunakan fitur machine translation di Poedit Pro atau Loco Translate (DeepL/Google Translate) sebagai draft awal — lalu perbaiki secara manual. Ini menghemat 70% waktu terjemahan.
⚠️
Backup File Terjemahan AndaSelalu simpan salinan file .po di komputer lokal atau Google Drive. Jika server crash atau file terhapus tidak sengaja, Anda bisa upload ulang tanpa harus menerjemahkan dari nol.

FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah terjemahan akan hilang saat tema atau plugin diupdate?

Tergantung lokasi penyimpanan file. Jika disimpan di dalam folder tema (wp-content/themes/nama-tema/languages/), terjemahan bisa hilang saat tema diupdate. Solusi terbaik: simpan di wp-content/languages/themes/ untuk tema atau wp-content/languages/plugins/ untuk plugin — WordPress akan tetap membaca terjemahan dari lokasi ini meskipun tema/plugin diperbarui. Loco Translate secara default menyimpan di lokasi yang aman ini.

Bisakah satu file terjemahan digunakan untuk banyak tema?

Tidak. Setiap tema dan plugin memiliki file terjemahannya sendiri yang berisi string spesifik milik tema/plugin tersebut. Anda perlu membuat file terjemahan terpisah untuk setiap tema dan plugin yang ingin diterjemahkan. Namun, jika beberapa tema menggunakan text domain yang sama (jarang terjadi), file .po yang sama bisa digunakan.

Apa perbedaan text domain dan locale code?

Text domain adalah pengenal unik yang digunakan tema/plugin untuk membedakan string terjemahannya dari tema/plugin lain — biasanya sama dengan nama folder tema/plugin (misalnya astra, woocommerce). Locale code adalah kode bahasa standar internasional (misalnya id_ID untuk Bahasa Indonesia) yang menentukan terjemahan bahasa mana yang dimuat. Keduanya berperan dalam nama file: beberapa plugin memerlukan format text-domain-id_ID.po.

Apakah Poedit bisa digunakan untuk translate theme builder seperti Elementor?

Ya, Poedit bisa digunakan untuk menerjemahkan Elementor — cari file .pot di wp-content/plugins/elementor/languages/. Namun, Elementor juga memiliki sistem terjemahan khusus untuk widget dan konten yang dibuat dengan builder. Untuk terjemahan konten Elementor (teks di dalam widget), gunakan plugin WPML atau Polylang yang dirancang khusus untuk multilingual content. Poedit hanya untuk menerjemahkan antarmuka (UI strings) plugin, bukan konten yang dibuat pengguna.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menerjemahkan satu tema?

Sangat bervariasi tergantung jumlah string. Tema sederhana mungkin hanya memiliki 50–100 string (sekitar 30–60 menit manual). Tema kompleks seperti WooCommerce bisa memiliki 1.000+ string (beberapa hari jika dikerjakan manual). Rekomendasi: gunakan machine translation (DeepL via Poedit Pro atau Loco Translate) sebagai draft awal untuk menghemat 70% waktu, lalu perbaiki terjemahan yang tidak akurat secara manual.

Ringkasan: 9 Langkah Translate Tema & Plugin dengan Poedit

  1. Download & install Poedit gratis dari poedit.net (Windows/macOS/Linux).
  2. Temukan file .pot di folder languages tema/plugin via FTP atau File Manager — download ke komputer lokal.
  3. Buka Poedit → Create New Translation → pilih file .pot yang sudah didownload.
  4. Pilih bahasa target: Bahasa Indonesia = id_ID.
  5. Terjemahkan string satu per satu — jangan ubah placeholder %s, %d.
  6. Save As dengan nama id_ID.po — Poedit otomatis generate id_ID.mo.
  7. Upload kedua file (.po dan .mo) ke folder languages di server hosting.
  8. Settings → General → Site Language → Bahasa Indonesia → Save.
  9. Tes di browser Incognito — clear cache jika terjemahan belum muncul.
Penulis panduan cara translate tema plugin WordPress dengan Poedit

Tim Editorial — samdee.me

Praktisi WordPress berpengalaman yang mengkhususkan diri dalam lokalisasi, pengembangan tema & plugin, dan optimasi website untuk pasar Indonesia. Telah membantu ratusan pemilik website WordPress menerjemahkan tema dan plugin mereka ke Bahasa Indonesia.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *