Cara Memperbaiki Error “Missing a Temporary Folder” di WordPress Dengan Mudah

Cara Memperbaiki Error “Missing a Temporary Folder” di WordPress Dengan Mudah

“Missing temporary folder” error di WordPress membuat anda tidak bisa upload gambar, add plugin, update theme atau update WordPress. Jika anda menemukan error seperti ini di website WordPress anda, toturial di bawah ini akan sangat membantu anda memperbaiki “Missing temporary folder” error dengan sangat mudah.

Apa penyebab “Missing tempory folder” error?

Jika anda telah melakukan setting yang salah di PHP setting di WordPress hosting anda, mungkin “Missing temporary folder” error akan muncul di website anda. Specific PHP setting memungkinkan untuk menetukan folder sementara yang menyimpan data aplikasi seperti WordPress. Data ini disimpan di folder sementara sebelum disimpan di lokasi yang diinginkan.

Saat anda upload gambar, install atau update plugin/theme, atau install WordPress, maka folder sementara ini perlu di akses oleh WordPress.

Jika konfigurasi PHP server anda tidak menemukan lokasi folder ini, maka WordPress tidak dapat mengakses nya dan berakibat “Missing folder temporary” error muncul.

Sekarang setelah anda mengetahui sebabnya muncul “Missing temporary folder” error. Baca tutorial dibawah ini untuk menemukan cara memperbaikinya.

Untuk memperbaiki kesalahan ini, anda harus mengedit dile wp-config.php root folder WordPress anda. Langkah-langkahnya ikuti penjelasan dibawah:

  1. Buka FTP anda connect ke host website anda atau buka File Manager di CPANEL anda.
  2. Cari file wp-config.php file, buka dan edit file nya.
  3. Copy Paste code dibawah sebelum baris “That’s all stop editing! Happy blogging”
    define('WP_TEMP_DIR', dirname(__FILE__) . '/wp-content/temp/');
  4. Save file yang sudah anda edit.
  5. Upload kembali file wp-config.php ke roots folder website anda.
  6. Buat folder baru dan rename folder nya “temp” di dalam folder wp-content.


Anda sekarang bisa mengunjungi Dashboard Admin WordPress anda dan mencoba upload gambar lagi, ataupun install/update plugin tanpa ada muncul error.

Jika solusi yang disebutkan diatas tidak berhasil untuk anda, maka anda harus memeriksa file permissions pada folder wp-content anda, direktori folder tersebut harus memiliki 755 permission

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *